STANDAR PELAYANAN PUSKESMAS UNTUK PENYAKIT VERTIGO

SPO VERTIGO di Puskesmas

Pengertian   
Vertigo adalah perasaan penderita merasa dirinya atau dunia berputar, karena adanya gangguan di alat keseimbangan.

Tujuan dibuatnya standar pelayanan untuk menangani vertigo di puskesmas adalah Sebagai pedoman petugas untuk menegakkan diagnosis dan penatalaksanaan vertigo.

Kebijakan Prosedur ini digunakan setiap menentukan diagnosis dan penatalaksanaan vertigo.

Referensi SPO Vertigo sesuai Peraturan Menteri Kesehatan nomor 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas.
 
Prosedur / Langkah-langkah
Petugas melakukan anamnesis (keluhan utama, riwayat penyakit sekarang, riwayat penyakit dahulu, riwayat alergi, dan riwayat penyakit kelaurga).
Petugas melakukan pemeriksaan  vital sign yang diperlukan
Petugas melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan I yang sesuai
Jika ada indikasi petugas melakukan pemeriksaan penunjang
Petugas menegakkan diagnosa dan atau differential diagnosis  berdasarkan hasil anamnesa,pemeriksaan vital sign, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang Uika diperlukan)
Jika ada indikasi pasien bisa diberikan rujukan ke pelayanan kesehatan yang lebih tinggi
Petugas memberikan terapi sesuai dengan diagnosa yang ditegakkan
  • Betahistin Mesllat
  • Dosis dewasa: 6-12 mg tiap 8jam
  • Diazepam
  • Dosis dewasa 5-30 mg dalam dosis terbagi (maksimal 40 mg/hari
  • Dosis anak
  • 5-12 tahun : 5 mg tiap 12jam
  • 12-18 tahun: 10mg tiap 12jam
  • Domperidon
  • Dosis dewasa 10-20 mg tiap  4-8 jam
  • Dosis anak; 0,2-0,4 mg/kg
  • BB sehari, interval 4-8 jam
Obat diminum 15-30 menit sebelum makan dan sebelum tidur malam
  • Metoklopramid
  • Dosis dewasa 10-20 mg tiap 4-8 jam
Petugas memberikan edukasi kepada pasien untuk melakukan latihan vestibuler dengan metode brand Daro.ff yaitu.:
Pasien duduk tegak di pmggrr tempat tidur dengan kedua tungkai menggantung, dengan kedua mata tertutup,baringkan tubuh dengan cepat ke salah satu sisi, pertahankan selama 30 detik. Setelah itu duduk kembali. Setelah 30 detik,baringkan dengan cepat ke sisi lain. Pertahankan selama 30 detik, lalu duduk kembali. Latihan dilakukan 3 kali pada pagi, diang dan malamhari masing-masing diulang 5 kali serta dilakukan selama 2 minggu atau 3 minggu dengan latihan pagi dan sore hari.
Petugas memberikan resep kepada pasien untuk diserahkan ke sub unit farmasi
Petugas mendokumentasikan semua basil anamnesis, pemeriksaan, diagnosa , terapi, rujukan yang telah dilakukan dalam rekam medis pasien
Petugas menyerahkan rekam medis ke petugas simpus untuk dientry
Petugas mendokumentasikan  hasil pemeriksaan, diagnosa dan terapi yang sudah tercatat dalam rekam medis ke data simpus.

Unit Terkait yang menangani penyakit SPO adalah Sub unit bidang pelayanan umum, Sub unit Farmasi, Sub unit Laboratorium.

Comments

Popular posts from this blog

Format Laporan Buku Kas Umum (BKU) dan Kwitansi Dana Desa

Download Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berbasis Web

Download Aplikasi Kependudukan Desa dan Kelurahan Berbasis Web Gratis

SOAL UAS PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII SMA KURTILAS BAB KERAJINAN DAN PENGOLAHAN