Wednesday, April 12, 2017

Pengertian Objek Penelitian, Metode Penelitian, Desain Penelitian

Selamat pagi, hari bingung mau posting apa, buka-buka file menemukan Pengertian Objek Penelitian, Metode Penelitian dan Desain Penelitian langsung saja saya upload, barangkali teman-teman anakciremai yang membutuhkannya untuk skripsi atau thesis, silahkan unduh. Untuk bukunya bisa anda cari di perpustakaan kampus anda atau beli toko Gramedia serta toko buku lainnya

3.1 Objek Penelitian
Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian terdiri dari dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Menurut Sugiyono (2010:39) mendefinisikan variabel sebagai berikut : 
Variabel bebas (variabel independen) merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (variabel terikat). Variabel terikat (variabel dependen) merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas.

Penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu kepemimpinan kepala sekolah (X1), peran pengawas sekolah (X2) dan kinerja guru (Y). Dalam penelitian ini, yang menjadi subjek penelitiannya adalah Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMK) di Kabupaten Majalengka khususnya guru yang mengajar di SMK Swasta di Kabupaten Majalengka.

3.2 Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan prosedur dan cara melakukan pengolahan data yang diperlukan untuk menjawab atau memecahkan masalah penelitian termasuk pengujian hipotesis sehingga memudahkan pembuatan kesimpulan. Sugiyono (2010:2) menyatakan bahwa :
Metode penelitian dapat diartikan sebagai cara ilmiah yang dilakukan untuk mendapatkan data yang objektif,valid, dan reliabel dengan tujuan dapat ditemukan, dibuktikan dan dikembangkan suatu pengetahuan sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah. 

Berdasarkan variabel-variabel yang diteliti, maka penelitian ini bersifat deskriptif dan verifikatif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran dari variabel penelitian, sedangkan penelitian verifikatif bertujuan untuk mengecek kebenaran hasil penelitian.
Berdasarkan hal tersebut di atas, secara deskriptif penelitian ini bertujuan untuk memperoleh ciri-ciri variabel yang diteliti yaitu kepemimpinan kepala sekolah, peran pengawas sekolah dan kinerja guru. Secara verifikatif, penelitian ini bertujuan untuk mengadakan penelitian sekaligus pengujian kebenaran dari hipotesis yang didasarkan pada data penelitian di lapangan dimana penelitian ini akan diuji. Adapun permasalahan yang akan diuji adalah apakah kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah mempengaruhi kinerja guru.

Dilihat dari jenis penelitiannya yaitu penelitian deskriptif dan verifikatif, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory survey dengan data cross sectional. 
Metode explanatory survey digunakan untuk memprediksi dan menjelaskan hubungan atau pengaruh dari suatu variabel ke variabel lainnya. Metode ini mengemukakan fakta-fakta yang didukung oleh penyebaran angket kepada responden serta pemahaman literatur.
Penelitian ini dilakukan dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, sehingga metode yang digunakan adalah cross sectional method, yaitu ‘meode penelitian dengan cara memperbaiki objek dalam kurun waktu tertentu atau tidak berkesinambungan dalam jangka waktu yang panjang’ (Husein Umar, 2001:45).

3.3 Desain Penelitian
Dalam melakukan suatu penelitian diperlukan suatu perencanaan dan perancangan penelitian, agar penelitian yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dan sistematis. Menurut Arikunto (2006:51) bahwa “Desain penelitian adalah rencana atau rancangan yang dibuat oleh peneliti, sebagai ancar-ancar kegiatan yang akan dilaksanakan.”

Menurut Istiyanto (2005:29) mengungkapkan bahwa desain riset dapat dibagi menjadi tiga macam :
Pertama, riset eksplanatori yaitu desain riset yang digunakan untuk mengetahui permasalahan dasar. Kedua, riset deskriptif yaitu desain riset yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu. Dan ketiga, riset kausal yaitu untuk menguji hubungan sebab akibat.

Dalam desain penelitian terdapat penjelasan secara terperinci mengenai tipe desain riset yang memuat agar prosedur yang sangat dibutuhkan dalam upaya memperoleh informasi serta mengolahnya dalam rangka memecahkan masalah. 
Tipe desain riset ini berhubungan dengan tingkat analisis yang direncakan oleh peneliti terhadap data yang dikumpulkan. Menurut Husein Umar (2003:28), desain riset dibagi menjadi tiga macam yaitu : 

Riset eksploratif
Riset eksploratif yaitu desain riset yang digunakan untuk mengetahui permasalahan yang belum diketahui (kelayakan riset).

Riset Deskriptif
Riset deskriptif yaitu desain riset yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu (hubungan) yang merupakan fenomena yang terjadi pada setiap variabel.

Riset kausal
Riset kausal yaitu untuk menguji hubungan sebab akibat. 

Menurut Husein Umar (2003:94) juga menambahkan untuk penelitian yang menggunakan metode deskriptif dan atau metode eksperimen dapat memakai desain kausalitas. Desain kausalitas ini berguna untuk menganalisis hubungan-hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya atau bagaiamana suatu variabel mempengaruhi variabel lainnya.
Berdasarkan tujuannya, desain penelitian yang akan digunakan adalah riset kausal, karena akan membuktikan hubungan sebab akibat atau hubungan mempengaruhi dan dipengaruhi dari variabel-variabel yang diteliti. Dalam hal ini, kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah mempengaruhi atau menyebabkan perubahan pada kinerja guru SMK Swasta di Kabupaten Majalengka. 
Download versi Microsoft Word di bawah ini: