PENGERTIAN KONSEP

PENGERTIAN KONSEP

Apa sih belajar konsep itu sendiri?
Sebelum kita mengetahui apa belajar konsep itu, disini saya akan menjelaskan tentang konsep itu sendiri. Konsep atau pengertiannya adalah suatu arti yang mewakili sejumlah objek yang mempunyai ciri-ciri yang sama. Seperti contohnya pada bunga mawar, anggrek, bunga sepatu, bunga melati dan bunga kenanga dan sebagainya. Pada semua jenis tumbuhan ini ditemukan sejumlah ciri yang terdapat pada semua bunga-bunga kongkrit itu, yaitu mekar, bertangkai, berwarna, sedap dipandang mata, harum, berputik dan berbenang sari. Sejumlah ciri-ciri itu bersama-sama ditangkap atau dikumpulkan dalam pengertian "bunga" ,jadi konsep bunga disini maksudnya dengan ciri-ciri tersebut pepohonan atau tumbuhan yang mana dan dimana pun selamanya mempunyai ciri-ciri yang sama yang dikatakan bunga ,tetapi diberi pengertian bunga. Dengan demikian benarlah bahwa konsep adalah satuan arti yang mewakili ciri-ciri yang sama. Jadi Belajar konsep itu sendiri merupakan salah satu belajar dengan pemahaman. Ciri khasnya dari konsep yang diperolah sebagai dari hasil belajar pengertian ini adalah suatu keseluruhan kognitif (ranah pengetahuan), yang mencangkup semua ciri khas yang terkandung dalam pengertian.

Ataupun konsep yang dimaksud disini ialah Konsep yang dimaksud disini tidak lain dari kategori-kategori yang kita berikan dari stimulus atau rangsangan yang ada di lingkungan kita. Konsep yang ada di dalam struktur kognitif individu merupakan hasil dari pengalaman yang ia peroleh. Jika keadaannya demikian, sebagian konsep yang dimiliki individu merupakan hasil dari proses belajar yang mana proses hasil dari proses belajar ini akan menjadi pondasi (building blocks) dalam struktur berpikir individu. Cara Individu Memperoleh Konsep-konsep Menurut teori Ausubel (1968), individu memperoleh konsep melalui dua cara, yaitu melalui formasi konsep dan asimilasi konsep. Formasi konsep menyangkut cara materi atau informasi diterima peserta didik. Formasi konsep diperoleh individu sebelum ia masuk sekolah, karena proses perkembangan konsep yang diperoleh semasa kecil termodifikasi oleh pengalaman sepanjang perkembangan individu. Formasi konsep merupakan proses pembentukan konsep secara induktif dan merupakan suatu bentuk.

Konsep dibedakan atas konsep kongkrit dan konsep yang harus didefinisikan .Konsep kongkrit ialah pengertian yang menunjukan pada objek-objek lingkungan. Konsep ini mewakili benda-benda tertentu seperti meja, kursi, tumbuhan rumah dan mobil, dll. Sedangkan konsep yang didefinisikan ialah konsep yang mewakili realitas hidup, tetapi tidak langsung menunjuk pada realitas dalam lingkungan hidup fisik, karena realitas itu tidak berbadan hanya dirasakan melalui proses mental. Misalnya saudara sepupu, saudara kandung, paman, bibi. Dll. Untuk mengetahui atau memberi pengertian pada semua kata itu diperlukan konsep yang didefinisikan dengan menggunakan lambang bahasa.

Selama menuntut ilmu, seharusnya para pelajar dan mahasiswa dituntut untuk menguasai konsep-konsep kata tertentu, sebab dengan menguasai kata-kata tertentu akan memudahkan dalam menangkap materi pelajarannya. Dengan penguasaan konsep didapatkan pengertian kata-kata yang dipelajari. Bedanya seseorang yang tidak memiliki konsep atau menguasai konsep kata-kata tertentu akan mengalami kesulitan memahami suatu kalimat yang dibaca.Ini berarti belajar konsep mempunyai arti yang sangat penting dalam keberhasilan belajar seseorang dan dalam prestasinya juga.
Dengan kata lain Belajar konsep adalah berfikir dalam konsep dan belajar pengertian. Maksudnya seorang pelajar harus mampu berfikir dalam konsep pemahaman materi melalui kata-kata tertentu sehingga apa yang sedang dipelajari dapat dimengerti dan paham tentang pelajaran yang diajarkan tersebut, dan dengan kita menguasai belajar konsep akan memudah akan kita dalam proses belajar.

Share this article to: Facebook Twitter Google+
Posted by rahmat hidayat, Published at 1:40 PM 0 comments
Post a Comment

Google+ Followers