Kompetensi yang harus dimiliki seorang Guru

Kompetensi yang harus dimiliki seorang guru.
Kompetensi yang harus dimiliki seorang guru adalah sebagai berikut:
  1. Kompetensi bidang kognitif, artinya kemampuan intelektual. Seorang guru sangat perlu mempunyai kecerdasan (Iq) yang baik dan wawasan yang luas sehingga pelajaran yang disampaikan tidak hanya sekedar dari buku pegangan,tetapi dihubungkan dengan berbagai peristiwa yang aktual baik dari media cetak maupun elektronik yang terkait dengan materi yang sedang disampaikan.
  2. Kompetensi bidang sikap, kesiapan dan kesediaan guru terhadap berbagai hal yang berkenaan dengan tugas dan propesinya. Seorang guru harus mempersiapkan mentalnya dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru dan pekerjaannya sebagai pengajar dan pendidikan.
  3. Kompetensi perilaku atau performance, artinya kemampuan guru dalam keterampilan dan berperilaku. Seorang guru harus mampu memberikan contoh yang baik dalam tingkah laku dan juga harus mempunyai kecakapan dalam menjaga wibawa seorang guru. (Sudjana 2002:18)

Selain itu seorang guru hendaknya melakukan interaksi yang efektif dengan siswa,sehingga pelajaran yang disampaikan mudah dipahami oleh siswa.

Untuk memperoleh hasil mengajar yang memuaskan maka perlu adanya suatu metode  mengajar yang baik. Metode mengajar adalah suatu pengetahuan tentang cara-cara mengajar yang dipergunakan oleh seorang guru atau instruktur (Ahmad & Dkk 2001: 52)

Dari sekian banyak metode mengajar, salah satunya adalah metode resitasi.Metode resitasi adalah cara mengajar yang dilakukan seorang guru dengan jalanmemberikan tugas khusus kepada murid untuk mengerjakan sesuatu di luar jam pelajaran (Pandie 2004:91).

Dilihat dari definisi di atas bahwa seorang guru dalam memberikan tugas di luar jam pelajaran itu bisa berbentuk PR yaitu tugas yang di kerjakan di rumah.Dari tugas tersebut seorang guru mengharapkan bahwa siswa-siswa nya termotivasi untuk giat belajar.

Menurut sujana (2002 : 76) bahwa yang dinamakan metode mengajar yang baik adalah metode yang dapat menumbuhkan kegiatan belajar. Dari penjelasan ini dapat dikatakan bahwa metode bertujuan untuk merangsang atau memotivasi siswa untuk giat belajar. Motivasi menurut MC. Donal yang dikutip oleh Hamalik (2004 : 158)Adalah perubahan energi dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan.

Peran motivasi di sini sangat penting untuk  tercapainya tujuan pengajaran. Hal ini dipertegas oleh Hamalik (2004 : 157) bahwa faktor siswa didik justru menjadi unsur yang menentukan berhasil atau tidaknya pengajaran yang disampaikan oleh guru.

Comments

Popular posts from this blog

Format Laporan Buku Kas Umum (BKU) dan Kwitansi Dana Desa

Download Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berbasis Web

Download Aplikasi Kependudukan Desa dan Kelurahan Berbasis Web Gratis

SOAL UAS PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII SMA KURTILAS BAB KERAJINAN DAN PENGOLAHAN