RESUME FILSAFAT ILMU

RESUME FILSAFAT ILMU

Judul: Resum Filsafat Ilmu
Oleh: Rini
Kampus: IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Filsafat ilmu bagi kalangan S1 dianggaap mata kuliah asing karena kebanyakan orang menganggap bahwa filsafat ilmu hanya cocok untuk mahasiswa S2 dan S3 saja karena mereka sudah dapat berfikir dan sudah layak berfikir. Perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju yang justru mendorong elaborasi keilmuan jenis pengetahuaan yang banyak ditawarkan dimata kuliah ini, bahkan kebanyakan para mahasiswa tidak paham bahwa diperguruan tinggi ternama mata kuliah ini telah diajarkan.
Mata kuliah filsafat ilmu sebenarnya mampu memberi arti penting bagi kalangan mahasiswa terhadap orientasi, tujuan, jalan dan peta kehidupan. Dalam konteks lain sebenarnya mata kuliah filsafat ilmu mampu menelusuri perkembangan masa kini atau modern yang bertumpu pada rumus dan kajian diri seseorang baik dari segi aspek kognitif (intelektualis) maupun dari aspek psikomotorik sebagai calon manusia yang memiliki kehendak untuk memilih dan menentukan kehidupannya kedepan bagaimana melalui daya talarnya atau melalui logika-logika yang dimilikinya.
Banyak dikalangan mahasiswa memiliki pandangan yang keliru mengenai filsafat ilmu, mereka melihat atau memandang filsafat ilmu sering diidentikkan sebagai ilmu filsafat. Seolah filsafat ilmu berdiri untuk menerangkan bagaimana kronologi kefilsafatan. Adapun cara berfikir para filosof sejak zaman yunani kuno sampai filosof abad modern dengan kajian keilmuan temporer. Filsafat ilmu banyak yang memandangnya dengan logika, tetapi apakah kita mengkaji filsafat ilmu tersebut hanya dengan sebuah logika saja atu verifikatio, dan hypotetiko? Mengkaji sainfikasi dengan berbagai metodeloginya yang hanya berbasis pada pradigma berfikir empirisme dengan sejumlah logika induksi dan saran serta alat berfikir statistic kuantitatif? Atau berfikir secara rasional sesuai dengan kenyataan dengan menggunakan metode deduktif-kualitatif dengan saran dan berfikir matematika saja, ternyata hanya sebatas demikian dan ternyata juga bukan.
Jadi dengan demikian apa sih yang sebenarnya dikaji dalam filsafat ilmu tersebut? Filsafat ilmu sebenarnya mengkaji dua persoalan di atas, ditambah dengan kajian lainnya, Mulai dari pertanyaan yang sangat mendasar seperti apa itu ilmu? Terus bagaimana ilmu itu di dapat? Lalu dari mana sumber ilmu tersebut? Dan menggunakan metode apa? Bagaimana sarana dan alat yang digunakannya? Untuk apa ilmu dikonstruksikan? Adapun soal yang terakhir dikaji dalam filsafat ilmu yaitu soal etika keilmuan dan estetika dalam ranah keilmuan. Rumusan dimaksud biasanya berangkat dalam kerangka teoretik pada apa yang disebut dengan ontology yaitu rana ide, terus epistemology yaitu rana pengetahuaan, dan aksiologi rana nilai. Dimensi tersebut tidak mencangkup segala sesuatu yang akan dikaji dalam filsafat ilmu.
Filsafat ilmu bisa juga mengkaji masalah perkembangan ilmu pengetahuaan dari zaman kezaman dan bagaimana karakter dimaksud memiliki hubungan yang timbal balik dimana saling mempengaruhi dan dipengaruhi tatanan budaya dan peradaban yang mengitarinya. Dalam filsafat ilmu juga memiliki nilai guna yang memiliki peranan penting, sebenarnya apa sih yang dapat diperoleh dengan meletakkan filsafat ilmu dalam rumpun yang begitu pentingnya?
Dari zaman plato sampai masa al-kindi ilmu pengetahuaan dan filsafat tidak memiliki batas sma sekali ,tetapi antara filsafat dan ilmu memiliki perkembangan sehingga diantara keduanya berpisah, ilmu bercabang dengan percabangan yang sangat banyak dan luas tingkat akselerasinya yang cukup tinggi. Sebenarnya daya piker manusia yang mengembangkan filsafat pada tingkat praktis yang akhirnya berujung pada tingginya loncatan ilmu pengetahuaan dibandingkan dengan loncatan filsafat itu sendiri yang sering diasosiasi sebagai induknya ilmu. Kenapa filsafat disebut sebagai induknya ilmu? Karena pada awal lahirnya ilmu itu lahir dari filsafat, tetapi dalam perkembangan selanjutnya ilmu pengetahuaan yang produknya teknologi telah mengalahkan filsafat ,sehingga wilayah kajian filsafat menjadi sempit dibandingkan masa awal perkembangannya dulu khususnya jika dibandingkan dengan wilayah kajiaan ilmu.
Pada dasarnya diantara ilmu dan filsafat memiliki perbedaan dari segi pembelajaran ,selain itu manusia lebih membutuhkan ilmu yang sifatnya praktis dibandingkan dengan filsafat yang terkadang sulit dimengerti/dibumikan.Sebenarnya ilmu telah menjadi kelompok pengetahuaan yang terorganisir dan tersususn system matis.Jadi disini tugas ilmun pengetahuaan menjadi lebih luas,yakni bagaimana ilmu tersebut mempelajari gejala-gejala dan masalah social lewat observasi dan eksperimen untuk membuktikan hasil pemikiran filsafatyang cenderung spekulatif atau menduga-duaga.ilmu sendiri juga memiliki sifat passteriori yaitu yang bertugas menyimpulkan seseuatus etelajh proses melakukan pengujiaan secara berulang-ulang.,sedangkan filsafat sendiri bersifat priori,yakni yeang menarik kesimpulan dari data empiris seperti dituntut ilmu.
Sejarah lahirnya ilmu pengetahuan tidak terlepas dari mistik dan kalnagn masyarakat pun tidak asing lagi dengan hal-hal mistik.Contoh kebiasaan masyarakat kita dulu yaitu ketika hujan dimusim kemarau turun ,biasanya muncul pelangi .Warna yang terlihat dipelangi tadi ,tidak kureang dari tuju jenis .Tujua jenis warna yang didalam pelangi dianggap oleh masyrakat awam sebagai ja;lan tujuh bidadari dari surga ,dari khahiyangan ,dari dunia maya yang ideal bergerak menuju bumi ,meraka sedang turun mandi kebumi.Membersihkan dari “kotoran ’’ syurgawi dan upaya menengok bangsa bumi yang kotor.Bangsa Yunani kental banget dengan yang namanya mistik,terutama yunani kuno memiliki peran epnting dalam mengubah pradigma berpikir,manusia manusia dari sesuatu yang sebelumnya berbau mistik,kedunia ilmu yang empiris ,logis dan terukur.Sebuah rumusan sekaligus konsep yang mampu secara perlahan mengubah pada mistik yang penuh khaya dan imajinatik ,kedunia logis ,factual,rasional,kongkrit,dan sekaligus terukur.
Plato,Socrates dan Aristoteles ,mereka adalah tokoh 3 in 1 yang medeklarasikan pentingnya membalikan dan menjadikan mite menjadi ilmu.Tokoh dan filosof ini lahir diyunani kuno yang tradisinya sangat kuat didukung luasnya spek mite dikalnagan masyarakat.yang memiliki pengaruh yang cukup besar dan belum ada yang mengalahkan sampai era moderen sekarang .sebuah era dimana manusia pada umumnya merasa telah dan sedang berada di end of history dan mengandaikan bahaw dunia telah berada di culture and peak civilization.ketiga filosof tersebut menjadi titik kunci pemikiran filososf dan saintis modern.Menurut K.Bernets dia memepertegas keyakinannya bahwa kenapa filosof yunani tumbuh dan dikenang dunia sebagai pemikiran briliyan dan genius? Karena mereka mampu mensistematis mistik menjadi ilmu yang dapat dibuktikan secara kongkrit ,semua itu tidak terelepas dari kerja keras golonagna Socrates,palto dan Aristoteles. Yang mengubah masyarakat mitos menjadi masyarakat moderen.
Adapun sumbangsi golongan bangsa yunani kuno ialah mengenai dialektika berfikir shingga seluruh dunia tau.para golongan plato ,socrotes dan aristoteles juga ikut berperan aktif dalam pengembanga dialektika .Disini Palto terkesan sangat dialektis dan meyakini sejatinya eksistensi berada diluar aspek fisik ,sementara Aristoteles sejatinya eksistensi itu justru melakat pada yang fisik .Dari ke2 dialektika pemikirean Plato dan Aristoteles penting untuk disebut sebagai pendorong lahirnya ilmu sebab melalui dialektika ini ilmu bukan saja menjadi lebih dinamis tetapi juga dari setiap wacana dialektik ,pasti akan melahirkan sesuatu yang baru ,selain itu dialektika keilmuaan bisa mempengaruhi suatu perkembangan Negara ,jadi disini maksudnya tinggi rendahnya Negara dialektik kelimuaan dalam suatu Negara akan dipengaruhi oleh tinggi rendahnya kemungkinan Negara dalam melahirkan dan mengembankan dialektika ilmu pengetahuaan.Selain itu yunani kuno memiliki nilai seni yang tinggi diantaranya kesustraan yang ada diyunani kuno diantaranya amtsal-amtsal,dongeng-dongeng dan teka-teki.
Kembali dengan persoalan mistik keilmu pengetahuaan oleh Socrates,Plato dan Aristoteles.Kondisi seperti ini kemudiaan mempengaruhi wacana mite yang berkembang diyunani kuno tidak terlepas dari ketiga filososf tersebut.Dengan demikian terajdilah pergeseran pemikiran ,ilmu tidak lagi hanya memiliki sebuah komunitas ,tetapi ia dapat diakses dan dikembangkan siapapun yang menghendajkinya .Kesimpulannya bahwa yunani kuno telah mampu melakukan sistematis dan sekaligus generalisasi landas lahirnya teori atau ilmu pengetahuaan yang sebelumnya penuh mistik.Namun terjadi pradigma terbalik pasca kematiaan Aristoteles.
Pasca kematiaan Aristoteles filsafat yunani kuno kembali menjadi ajaran praktis dan bahkan mistik,ajaran mistik ini terlihat sekali dari ajaran Stoa,Epicurus dan Platinous.Yang menciptakan filsafat ilmu harus menjadi atau mengabdi kagama .Filsafat yang terkesan sangat sekuler khususnya pada pemikiran Aristoteles telah dicairkan dari antinominya dengan doktrin greja.ASehingga pada waktu itu masyarakat dituntutu untuk memeluk agama Kristen dan memperdalam ilmu agama yang menyebabkan terbengkalinya intelektual mereka akan pentingnya ilmu pengetahuaan.
Sebelum kita mengenal apa sih Filsafat itu sendiri?alangkah lebib baiknya kita mengetahui definisi filsafat menurut beberapa ahli filsafat diantarannya.Filsafat berasal dari bahasa yunani itu sendiri yakni Philosophia atau philoshopos .Kata tersebut etrstruktur dari philos dan shopia atau philos dan shopos .Philos berate cinta shopia berati kebijaksanaan,pengethuaan tertinggi dan atau hikmah sebagi bukti nteragung manusia.Adapu pengertiaan filsafat menurut Harun hadjiwijono berpendapat bahwa filsafat diambil juga dari bahasa yunani ,filosofia .Struktur katanya berasal dari kata filosofien yang berarti mencintai kebijaksanaan ,Sedangkan menurut Harun Nasution menganggap bahwa kata filsafat berasal dari struktuir kata philos dan shopia,pholos dan shopos atau philosofien .Philien berati cinta dan shopos berate wisdom atau bijak sana.Filsafat dalam makna praktis ,setidaknya terlihat dari pernyataan pytagoras yang sering ditasbihkan orang pertama yang memakai kata philosopia ,ketika dia ditanya apakah anda seorang yang bijaksanah?lalu dia pun menjawab dengan rendah hati kalau saya orang pencinta bijaksana.Terlepas dari apa sih definisi filsafat itu sudah dibahasa sebelumnya,selain itu kita tinjau filsafat berdasarkan watak dan fungsinya ,filsafat dapat dklsifikasikan kepada :1.sekumpulan sikap dan kepercayaan terhadap kehidupan dan alam yang bisa diterima secara kritis,2.suatu proses kritik atau pemikiran terhadap kepercayaan dan sikap yang sngat dijunjung tinggi ,3.usaha untuk mendapatkan gambaran keseluruhan ,4.analisis logika dari bahasa serta penjelasan tentang arti kata dan konsep.
Seorang filosof memiliki cara pandang sendiri ataupun cara berfikirnya berbeda dengan ilmuwan lainnya, diantaranya cara berfikir seorang filosof yaitu yang pertama berfikir Radikal yang artinya seorang filosof berfikir sampai akar-akarnya, terus berfikir sistematis yang artinya berfikir logis ,yang bergerak selangkah (step by step) ,penuh kesadaran, berurutan dan penuh rasa tanggung jawab. Berfikir Universal yang artinya berfikir menyeluruh, tidak terbatas pada bagian-bagian tertentu, tetapi mencangkup keseluruhan aspek, berfikir spekulatif yang berarti mengandung unsure dugaan atau berfikir secara menduga-duga.
Sesuai dengan perkembangannya filsafat tidak bisa berdiri sendiri hanya sebagai refleksi berfikir saja namun kini berubah menjadi disiplin ilmu sehingga mengalami dinamika perkembangan yang memiliki cabang-cabangnya seperti ilmu-ilmu lain. Cabang-cabang ilmu filsasat diantaranya:1.Teori Hakikat adalah cabang filsafat yang membicarakan hakikat sesuatu atau hakikat benda, Aliran Idealisme aliran ini menganggap bahwa dibalik realitas fisik pasti ada sesuatu yang tidak tampak,Aliran Materialisme aliran ini menganggap bahwa sejatinya realitas adalah aspek materi,Aliran Dualisme aliran ini menggabungkan antara eksistensis yang fisik dan eksistensis yang metafisik,2.Teori Pengetahuaan adalah cabang dari filsafat ilmu yang membicarakan atau menguji tentang cara memperoleh pengetahuaan.,3.Teori nilai adalah Cabang filsafat yang membicarakan tentang orientasi atau nilai sesuatu pengetahuaan.
Selain filsafat memiliki cara berfikir yang berbeda juga memiliki cabang-cabangnya ,lalu filsafat juga memiliki bagaimana objek kerja filsafat ilmu.Sebelum itu kita harus mengetahui apa sih filsafat ilmu itu?sebenarnya filsafat ilmu adalah cabang dari ilmu filsafat pelopor atau tokohnya yaitu Imanuel Kant sebagai pendiri lahirnya filsafat ilmu.Ilmu filsafat juga mengkaji ilmu dari sisi kefilsafatan yakni untuk memberikan jawaban terhadap sejumlah pertanyaan menyangkut apa itu ilmu(dijawab oleh ontology),bagaimana ilmu diperoleh(dijawab oleh epistemology), dan untuk apa ilmu dilahirkan(aksiologi).Jhon Lock dan David Hume mengemukakan pikirannya yang eksplisit ateistik,kedua tokoh tersebut memiliki peran sebagai took kunci yang meyakini bahwa eksistensi sesuatu itu harus dapat dibuktikan secara empiric dan dapat diterima secara akal,jika sesuatu yang berada diluar dua jangkauaan tadi ,menurut Jhon lock dan Home harus berani ditolak. Selain itu filsafat ilmu juga memiliki tugas membuka pikiran manusia agar mempelajari dengan serius proses logic dan imajinatif dalam cara kerja ilmu pengetahuaan.
Menurut Aliran Dualisme dibahas mengenai eksistensi fisik dan meta fisik,dan sebenarnay kata metafisik dalam filsafat tidak asing lagi dikalangan mahasiswa ,Sebenarnya apa si Metafisik didalam filsafat itu?, Metafisik secara bahasa berasal dari bahasa yunani yakni meta (sesudah sesuatu atau dibalik sesuatu)dan physika berarti nyata,kongkrit ,dapat diukur dan dijangkau panca indra.sedangkan metafisik menurut para ahli seperti M.J.Langeveled menyebutkan metafisik sebagi ilmu yang mengkaji tentang teori keadaan.Langeveled mengutif Nicholas Hartman yang mengartikan metafisik sebagai :1.Tempat khusus yang diperuntukan bagi objek-objek transenden dan daerah spekulatif bagi tanggapan-tanggapan tentang Tuhan serta kebebasan dan jiwa,2.Metafisik dapat juga diartikan sebagai pangkalan bagi system-sistem spekulatif ,teori-teori dan tanggapan dunia terhadap sesuatu yang eksistensinya teori di luar dimensi yang fisik –empirik.
Sejarah kelahiran Metafisik menurut Jean Hendrik istilah metafisik untuk pertama kali dipopulerkan Andronicos dari Rhodes sekitar tahun 75SM .Ia telah menafsirkan karya-karya Aristoteles tersusun sesudah (mite ) buku pysika .Menurut Hendrik metafisik sering diartikan sebagai filsafat kedua setelah fisika.Disebut demikian karena kajiaan ini lahir setelah berbagai kajian fisik digelutinya.Jadi ,metafisik mengkaji keadaan sesuatu yang eksistensinya patut diduga berada diluar jangkauaan fisika.Selain itu merafisik juga memiliki nilai guna atau digunakan sebagai studi atau pemikiran tentang sifat tertinggi atau terdalam (ultimate nature)dari keadaan atau kenyataan yang tampak nyata dan variatif .Melalui pengkajian dan penghayatan terhadap metafisik ,manusia akan dituntut pada jalan dan penumbuhan moralitas hidup.Selain itu kajian metafisik dapat mendorong orang untuk berlaku bijak pada sifat kebijaksanaan yang paling prinsip dan paling fundamental.
Metafisik juga memiliki cabang,cabang metafisik dibagi menjadi dua yaitu metafisik umum dan metafisik khusus.Yang pertama yaitu cabang metafisik umum sering diistilahkan dengan antologi .Tidak salah banyak yang menyebutkan antologi sama dengan metafisik begitu pula sebaliknya.Istilah ini sering diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang hakikat sesuatu dibalik yang fisik atau sesudah yang fisik.Ontology adalah satu dari tri tunggal lapangan penyelidikan kefilsafatan .Cabang ini srering disebut sebagai cabang paling tua dan sekaligus palin utama dalam kajian filsafat.kenapa bisa demikian? Karena awal mula lahirnya filsafat itu bermula ketika para pemikir brylian Yunani kuno mulai memikirkan hakikat sesuatu seperti yang tampak pada alam ini dilihat dari sisi hakikatnya.
Selain itu terdapat tiga aliran besar yaitu naturalisme,idealisme dan materialisme,akan coba dijelaskan secara satu-satu.Yang pertama aliran naturalisme adalah suatu faham yang memandang bahwa apa yang dinamakan kenytaan adalah segala sesuatu yang bersifat kealaman,sedangkan aliran idealisme adalah faham aliran filsafat yang berusaha memahami materi atau tatanan kejadian-kejadian yang terdapat dalam ruanmg dan waktu yang sampai pada hakikatnya yang terdalam,yang terakir yaitu aliran matrealisme adalah sebuah faham yang menganggap bahwa materi merupakan wujud segala eksitensi.Yang kedua metafisik Khusus adalah cabang filsafat yang mmengkaji dan membicarakan tentang alam.Ada tiga pokok soal yang mengkaji metafisik khusus ketiga bidang tersebut diantaranya:
1. Kosmologi
2. Teologo metafisik
3. Filsafat Antropologi
Menurut M.Qurais Shihab berpendapat bahwa ilmu berasal dari bahasa Arab ,ilm,arti dasarnya adalah kejelasan ,jadi ilmu dengan demikian dapat diartikan sebagai pengetahuaan yang jelas tentang sesuatu.Sedangkan Al-Ghazali mengartikqan pengetahuaam sebagai hasil aktivitas mengetahui ,yakni,tersikapnya suatu kenyataan kedalam jiwa sehingga tidak ada keraguaan terhadapnya.Disini ilmu lebih menitik beratkan pada aspek teoritis yang pasti mensyaratkan proses teoretisasi dari sejumlah pengetahuaan yang diperoleh dan dimiliki manusia .Sedangkan pengetahuaan mensyaratkan adanya teoretisasi dan pengujiaan.Selain itu masing-masing jenis dan fungsi pengetahuaan memiliki objek,pradigma,metode,dan ukuran-ukurannya sendiri ,yang satu sama lain sangat mungkin berbeda.
Hakekat ilmu bersifat koherensi sistematik,yang artinya ilmu harus terbuka kepada siapa saja yang mencarinya .Olmu berbeda dfengan pengetahuaan .Ilmu sendiri tidak pernah mengartikan kepingan-kepingen pengetahuaan berdasarkan satu putusan sendiri.Ilmu justru menendakan adanya satu keseluruhan ide yang mengacu kepada objek atau alam objek yang sama dan saling berkaitan secara objektif.Setiap ilmu bersumber didalam kesatuaan objeknya.
Kategorisasi ilmu menurut S.Nasution dia mengakategorikan ilmu menjadi dua bagiaan kedua bagiaan ilmu itu adalah ilmu murni (teoritis) dan ilmu terapan (praksis).Ilmu murni menghasilkan prinsip umum yang dapat digunakan untuk memecahkan berbegai masalah praktis yang dihadapi umat manusia.Sedangkan ilmu terapan mengungkap fakta-fakta baru yang mendukung teori atau yang menguji kemampuaan teori.Sedangkan menurut Sidi Ghazalba mengategorikan ilmu kedalam ketegori yang agak luas dibandingkan dengan yang lainnya.Ia mengkategorikan ilmu menjadi enam diantarany:
a. Ilmu praktis
b. Ilmu praktis Normatif
c. Ilmu praktis positif
d. Ilmu spekulasi-idiografis
e. Ilmu spekulasi-Nometetis
f. Ilmu sepekulasi teoritis
Selain itu juga ilmu memiliki sumber pengetahuaan diantaranya Aspek-aspek yang mendasari ilmu.Pentingnya mengkaji sumber ilmu pengetahuaan didasarkan atas:1.adaya perbedaan pandangan dikalangan filosof dan saintis tenteng apa yang menjadi sumber ilmu,dan 2.perbedaan ini ternyata berkonsekwensi pada perebedaan pradigma yang dianut masing-masing komunitas masyarakat dalam memandang mengaplikasi ilmu pengetahuaan.Adapun pandapat dikalangan filosof dan saintis muslim berkembang sebuah pemikiran bahwa sumber utama ilmu pengetahuaan adalah wahyu.Bagi umat islam hal itu termanifestasi dalam bentuk Al-Quran dan sunnah.Sumber pengetahuaan yang mendasar kebenaran pada pengalaman ini diistilahkan dengan empirisme ,sedangkan kebenaran yang pertimbangannya pada rasio dikenal dengan istilah rasionalisme(kenyataan).

Ada pun Sumber ilmu dalam islam seperti dijelaskan diatas yaitu empiris dan rasional ,selain itu islam juga memperkenalkan sumber ilmu lainnya ,yaitu :intuisi dan wahyu.Berikut adalah penjelasan masing-masing sumber ilmu pengetahuaan yang dapat dirumuskan pada empiris ,rasional dan intuisi wahyu:
1.Empirisme
Empirisme adalah sebuah faham yang menganggap bahwa pengalam yang bersifat faktuallah yang layak yang menjadi sumber pengetahuaan.Aliran ini beranggapan bahwa seluruh ide datang suatu benda dalam dan tidak ada proporsi tentang suatu benda dalam kenyataan yang dapat diketahui sebagai kebenaran yang independendari pengalaman.
2. Rasionalisme
Rasionalisme adalah sebuah aliran yang menganggap bahwa kebenaran dapat diperoleh melalui pertimbangan akal(reason).selain itu Rasonalisme juga menganggap ilmu lahir dari indul produk sebuah rabngkaiaan penalaran bukan dari rangkaiaan fakta empiris seperti digagas oleh faham empirisme.Selai itu juga faham ini menganggap bahwa eksistensi objek tergantung pada diketahuinya objek tersebut.
3. Intuisi dan Wahyu
Intuisi dapat dianggap menjadi sumber pengetahuaan karena melalui intuisi manusia mendapat ilmu pengetahuaan secara langsung tidak melalui proses penalaran tertentu.Maslow misalnya menyebut intuisi sebagai peak experience (pengelaman puncak),sementara Nietzche menyebutkan intuisi sebagi sumber ilmu yang paling tinggi.Adapun kelemahan terpenting intuisi wahyu sebagai ilmu pengetahuaan adalah adanya suatu kenyataan bahwa intuisi hanya berbentuk pengalaman personal atau individu.karena ia merupakan pengalam personal ,maka pengalam serseorang tentu tidak dapat digeneralisasi dan diikuti oleh orang lain.
Adapu kriteri kebenaran ialah tidak semu manusia mempunyai persyaratan yang sama apa tyang dianggap benar.oleh karena itu Pradigma kebenaran terasa sangat berbeda antara teori satu dengan teori lainnya karena sangat bergantung terhadap sasaran objek kebenaran itu sendiri.Adapun teori-teorinya diantaranya:
1. Teori Koherensi ialah satu diantara teori tradisional tentang kebenaran. Teori ini pertama kali dicetuskan oleh Benedictus Spinoza dan George Hegel .Kelompok ini beranggapan bahwa kebenraran adalah sebuah system dan seperangkat proposisi yang saling berhubungan secara koheren.Teori ini dianut oleh kaum metafisik-rasionalis.
2. Teori Koresponden ,teori ini dianut oleh kaum realis. Kebenaran menurut kelompok ini adalah kesetiaan terhadap realitas objektif (fidelity to objective reality),yakni adanya kesesuaiaan antara pernyataan tentang fakta ,atau pertimbangan dengan situasi yang dilukiskan oleh pertimbangan itu.Artinya ,suatu pernyataan baru dianggap benar jika materi pengetahuaan yang dikandung oleh pernyataan itu dikorespodensi dengan objek yang dtuju pernyataan tersebut.
3. Teori Pragmatisme dapat disebut sebagai teori kebenaran yang paling baru.Teori ini merupakan sumbangan paling nyata dari para filosof kebangsaan Amerika komunitas filsafat dunia.Teori ini beranggapan bahwa suatu kenyataan dianggap benar jika melalui pengukuran diketahui ada atau tidak adanya fungsi kebenaran itu terhadap kehidupan praktis.Selain itu gagasan yang benar menurut kelompok ini adalah gagsan yang dapat diasimilasi ,Validitasinya dan dapat diuji,berkolaborasi dan mampu dilakukan vertivikasi .Kebenaran terjadi pada suatu gagasan,Oleh karena itu pula ,kebenaran menurut kelompok ini adalah Particular ,sebab terdapat banyak kebenaran individual.
Sebelum kita mengetahui bagaimana cara penalaran berfikir ilmiah ? alangkah lebih baenya mengetahui apa sih Penalaran itu sendiri?.Penalaran adalah cara kerja atau proses berfikir dalam merumuskan untuk menghasilkan ilmu pengetahuaan.Dalam kaidah tertentu penalaran dapat disebut sebagai inti manusia.Kenapa manusia mampu melakukan penalaran? Karena manusia adalah satu-sartunya mahluk Tuhan yang mampu berfikir dari pada mahluk lainnya.Disini Filsafat ilmu mengajarkan bahwa kegiatan penalaran hanya dapat diakitakan dengan kegiatan berfikir itu menjadi takdir buta manusia dan penalarn juga tidak mungkin dilakukan dengan perasaan.(S.Suriasumanfrri,1982).
Adapun Penalaran Versus Insting antara manusia dan hewan terdapat perbedaan dalam penalarannya.Jadi disini telah dijelaskan bahwa penalaran hanya milik manusia saja ,tidak dimiliki syetan,malaikat ,apalagi binatang.Takdir buta manusia adalah pikiran.Sedangkan bintang tidak mampu untuk melakukan penalaran karena binatang tidak mempunya akal pikiran,jadi binatang lebih menggunakan instingya yang sangat kuat.Perbedaannya terletak pada melalui penalaran itulah manusia memperoleh kesempatan mendapatkan dan mengakses ilmu pengetahuaan .Kekalahan binatang oleh manusia ,bukan karena binatang kekurangan tenaga,dan besar kecilnya tubuh,tetapi kerena manusia memiliki penalaran dan binatang tidak memilikinya.Adapun cirri berfikir nalar ,apabila ia memperlihatkan pemikirannya dengan cara yang logic dan analytic.Logika adalah suatu kegiatan berfikir yang menggunakan suatu pola tertentu atau menurut logika tertentu.sedangkan analytic adalah kegiatan berfikir yang menyadarkan diri kepada logika ilmiah dengan menggunakan langkah-langkah tertentu dalam bingkai imiah juaga.
Hasbullah M.Bakry (1981) menyebutkan bahwa secara praksis penalaran dibentuk oleh tifga tahap yaitu:pengertian(konsep), proposisi dan kenyataan.Logika sebagai sarana berfikir karena dengan menggunakan logika kita bisa berfikir dengan benar sesuai dengan kenyataan.Sejarah perekmbangan logika menurut Bertrans Rusell (1974) menjelaskan bahwa kata logika untuk pertama kali dipergunakan oleh Zeno dari Citium.Ia juga menjelaskan bahwa Socrates ,plato,dan Aristoteles dapat disebut sebagai perintis lahirnya ilmu logika .Bahkan secara khuisus Bertrans menyatakan bahwa Aristoteles memiliki jasa besar dalam melahirkan ilmu logika.Cara kerja logika menurut filsafat ilmu membagi cara kerja logika dalam dua bentuk diantaranya:Logika matematika dan logika statistic.Selain itu ada juga model dan cara kerja logika ada dua deduksi dan induksi.
Metode berfikir ilmiah adalah prosedur ,cara dan tehnik memperoleh pengetahuaan .Semua pengetahuan didapatkan melalui metode atau pendekatan ilmiah.Adapun tujuan dari penggunaan metode ilmiah yakni tuntutan agar ilmu berkembang dan tetatap eksis serta mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi.Langkah yang harus ditempuh dalam merumuskan proposal penelitian diantaranya:
1) Latar Belakang Masalah
2) Identifikasi Masalah
3) Pembatasan Masalah
4) Perumusan Masalah
5) Tujuan Penelitiaan
6) Kerangka Pikir peneliti
7) Menyususn Hypotesis
8) Metode Penelitian
9) Menyususn Laporan Penelitiaan
10) Pelengkap laporan Penelitian
11) Daftar Pustaka
Dalam ilmu filsfat juga mempelajari apa itu Etika Estetika? Etika adalah salah satu unsur penting yang terdapat dalam teori nilai ,sedangkan Estetika sering diidentikan dengan kecantikan,keindahan,dan kenikmatan atau sesuatu yang layak disebut atau diasumsikan cantik,indah dan nikmat.Disini kita akan membahas mengenai etika atau sering disebut nilai.Disini nilai sering disebut aksiologi karena cabang,filsafat ini meyelidiki hakikat nilai ditinjau dari sudut pandang kefilsafatan.O.Kattsof menyebutkan beberapa cabang pengetahuaan yang terkait dengan masalah nilai ,atau setidaknya berkeperluaan terhadap nilai.Nilai dimaksud seperti ekonomi,etika estetika,filsafat agama dan epistemology kebenaran.bidang –bidang tersebut termasuk kaidah nilai.Seabab betapa pun tingginya pencapaiaan fisisk yang dihgasilkan dari basis keilmuan diatas ,ia tetap akan kehilangan nilai subtantifnya ,tanpa nilai yang mengidealisisr system bangunannya.Estetika menurut saudar maskun cenderung menilai fisiknya seperti pikiran Aristoteles.sedangkan menurut Saudara Ruslan Abdul Ghani dan saudara shohib Muslim berasusmsi,bahawa yang estetika atau cantik bukan pada sesuatu yang bersifat fisik yang ditimbulkan atau dipancarkan tubuh dan wajah wanita.Dua orang ini lebih memilih pada aura yang ditampilkan wanita itu.
Sealian itu setiap komunikasi pasti menggunakan bahasa,jadi apa sih Definisi Bahasa itu? Bahasa adalah alat sekaligus sarana berfikir yang hanya dimiliki manusia .Fungsi bahasa sendiri sebagai alat komunikasi dalam menyampaikan jalan pikiran diri seseorang kepada orang lain.Melalui bahasa juga manusia berfikir secara sistematis dan sistemik .Bahasa dalam konteks filsafat memiliki peran penting dalam kehidupan manusia sebab dengan bahasa manusia dapat melakukan abstraksi sekaligus simbolis dari realitas factual empiris kedalam dunia ide.Selain itu bahasa digolongkan menjadi dua yaikni bahasa alami dan bahasa buatan.Disini bahasa alami dibagi menjadi dua yaitu bahasa isyarat (berlaku umum) dan bahasa isyarat buatan (berlaku khusus).Sedangkan bahasa buatan dibagi menjadi dua bahasa juga, yaitu bahasa istilahi dan bahasa artificial.

Share this article to: Facebook Twitter Google+
Posted by rahmat hidayat, Published at 1:26 PM 0 comments
Post a Comment

Google+ Followers