MAKALAH SEJARAH TENTANG MODUL PAHAM-PAHAM BARU DAN KESADARAN KEBANGSAAN INDONESIA

Modul
Paham-paham Baru dan Kesadaran Kebangsaan Indonesia

Salah satu alasan yang paling dapat diterima mengapa colonialisme dan imperialisme sangat kuat bercokol di tanah jajahan adalah alasan perdagangan. Disamping agar penjajah bisa mengeruk kekayaan negara terjajah, juga mereka ingin menjadikan negara jajahan sebagai tempat pemasaran bagi hasil-hasil produksi industri yang dikerjakan di negerinya. Sikap-sikap ekspansif seperti inilah yang mendorong bangsa Spanyol, Portugis, Belanda, Inggris, dan Rusia untuk melakukan penjajahan. Namun, setelah bertahun-tahun bahkan berabad-abad dikekang oleh penindasan, pemerasan, perampokan, pemerkosaan hak atas hidup secara materil dan moril, bangsa-bangsa terjajah serentak bangun.
Bangsa-bangsa terjajah di Asia, Afrika dan Amerika tampil memekik ”merdeka” ”Usir bangsa kolonis dan imperialis dari negeri kita!” Mengapa mereka berontak setelah sekian abad seolah-olah terlelap dalam seribu kepahitan yang melilitnya? Ada sejumlah alasan yang bisa dikemukakan. Tetapi yang jelas bahwa dasar dari seluruh gerakan nasionalisme dan pergerakan kemerdekaan di negeri-negeri terjajah itu kaena pengaruh langsung dan tidak langsung dari beberapa paham baru yang berkembang di Eropa dan menyebar ke negeri-negeri jajahan. Pada modul ini, kita akan membahas faham-faham baru tersebut seperti Nasionalisme, Liberalisme, Demokrasi, Sosialisme dan Pan-Islamisme.

Marilah kita mengupas satu-persatu perkembangan paham-paham baru di Eropa dan dunia, pengaruh faham-faham baru itu secara khusus di Asia dan Afrika menimbulkan nasionalisme negara-negara Asia dan Afrika.

DOWNDLOAD LENGKAP MODUL SEJARAH KLIK DI SINI




Post a Comment